Kamis, 18 April 2013

Pengertian dan Unsur - Unsur Dalam Drama

Pengertian Drama
Drama adalah karya sastra yang berisi percakapan atau dialog dan gerak gerik para pemain
Unsur – Unsur Dalam Drama
1. Tokoh dan sifatnya
Tokoh adalah pelaku dalam drama. Sifat atau watak tokoh dapat diketahui dari perkataan dan perbuatannya. Misalnya tokoh yang suka memfitnah teman, memiliki sifat jahat.
2. Latar
Latar adalah tempat, waktu dan suasana terjadinya peristiwa. Latar dibedakan atas latar waktu, tempat,
dan suasana.
     a.                   Latar waktu, misalnya, pagi hari, siang hari, malam hari.
     b.                  Latar tempat, misalnya, di rumah, di jalan, di sekolah, di pasar, dan sebagainya.
     c.                   Latar suasana, misalnya suasana gembira, sedih, cemas, dan sebagainya.
3. Tema
Tema adalah gagasan pokok atau ide yang mendasari pembuatan naskah drama. Tema harus dirumuskan sendiri oleh pembaca melalui keseluruhan peristiwa dalam cerita (drama).
4. Alur atau jalan cerita
Alur adalah rangkaian peristiwa dalam cerita (drama) yang saling berhubungan.
Alur terdiri atas sebagai berikut.
     a.     Eksposisi atau pemaparan, yaitu pengarang mulai mengenalkan tokohtokohnya.
     b.     Pertikaian, yaitu tahap alur yang menggambarkan mulai adanya pertikaian, baik antartokoh maupun      pada diri seorang tokoh.
     c.     Klimaks, yaitu tahap alur yang menggambarkan bahwa persoalan yang dihadapi tokoh mencapai puncaknya.
     d.     Leraian, yaitu tahap alur yang menggambarkan bahwa persoalan mulai menurun
     e.     Penyelesaian, yaitu tahap yang menggambarkan bahwa persoalan selesai.

Apabila tahap-tahap di atas disajikan oleh pengarang secara urut dari tahap pemaparan hingga penyelesaian, dinamakan alur maju. Apabila tahap-tahap alur di atas disajikan secara mundur, disebut alur mundur. Apabila disajikan secara gabungan antara maju dengan mundur, dinamakan alur gabungan.


Secara sederhana, alur dibedakan menjadi bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir. Jenis alur ditentukan berdasarkan urutan penyajian peristiwa-peristiwa dalam cerita (drama). Jenis alur dibedakan menjadi:
     a.      Alur maju, jika peristiwa-peristiwa dalam drama disampaikan secara progresif/maju dari awal, tengah, hingga akhir.
     b.      Alur mundur, jika peristiwa-peristiwa dalam drama disampaikan secara regresif/mundur yang diawali dari bagian penyelesaian, dan berangsur-angsur mundur hingga ke bagian permulaan.
     c.      Alur campuran, jika peristiwa-peristiwa disampaikan secara maju dan mundur.

5. Amanat
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang dalam drama. Amanat berhubungan erat dengan tema. Amanat dapat dirumuskan setelah tema berhasil dirumuskan

Sebelum menceritakan isi drama, mari kita mengetahui apa itu drama. Drama adalah karya sastra yang dipentaskan. Dengan kata lain, drama ialah karya sastra dalam bentuk dialog yang lebih diperuntukkan ditampilkan di atas panggung pertunjukkan. Agar dapat bercerita dengan baik, pelajari pula unsur-unsur drama berikut ini.
Sebuah drama dibangun oleh unsur-unsur berikut ini.
     a.       Tokoh
Tokoh adalah orang-orang yang menjadi pemeran dalam isi drama.
     b.       Dialog
Dialog adalah percakapan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara langsung.
      c.        Alur
Alur adalah rangkaian peristiwadari awal sampai akhir cerita.
      d.       Amanat/pesan
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan penulis melalui karya sastra.
      e.       Latar
Latar adalah keterangan mengenai tempat, ruang, dan waktu di dalam naskah drama. Latar tersendiri atas 3 jenis, yaitu:
 Ø Latar tempat, yaitu penggambaran tempat peristiwa di dalam naskah drama
 Ø Latar waktu, yaitu penggambaran waktu kejadian di dalam naskah drama
 Ø Latar suasana/budaya, yaitu suasana atau budaya yang digambarkan dalam naskah drama, seperti budaya Sunda, budaya Jawa atau budaya masyarakat Minangkabau.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

FOLLOWERS